Kuliah di Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir mengajarkan saya membaca teks Al-Qur'an tidak hanya secara tekstual, tapi juga kontekstual. Bekal ini sangat membantu saat saya mengajar tahfidz di pesantren.
Program studi Ilmu Hadis membentuk cara berpikir saya menjadi lebih kritis dalam menilai sumber. Dosen-dosennya selalu mendorong mahasiswa untuk riset langsung ke masyarakat, bukan hanya teori.
Aqidah dan Filsafat Islam di FUSPI membuka ruang diskusi yang luas antara teologi klasik dan pemikiran modern. Saya jadi lebih percaya diri berargumen secara rasional tanpa kehilangan akar keislaman.
Lingkungan akademik di FUSPI mendorong saya untuk terus belajar tafsir secara mendalam sekaligus aplikatif. Alhamdulillah ilmu itu sangat membantu tugas saya sebagai penyuluh di masyarakat.


