هذا المحتوى غير متوفر بعد باللغة المختارة. يتم عرض النسخة باللغة الإندونيسية.
PPL Ilmu Hadis FUSPI di KUA Jawilan Berakhir, Perkuat Kolaborasi Akademik dan Pelayanan Keagamaan

JAWILAN — Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUSPI) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten melaksanakan penarikan kembali enam mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Program Studi Ilmu Hadis di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, pada Selasa (20/10/2026) pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini menandai berakhirnya rangkaian PPL yang telah berlangsung selama satu bulan sekaligus menjadi momentum refleksi atas pengalaman belajar mahasiswa di lingkungan kerja profesional.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan FUSPI, Dr. Masykur, M.Hum.; Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. Ade Fakih Kurniawan; Kepala Bagian Umum FUSPI, Slamet Sucipto, S.E.; Ketua Program Studi Ilmu Hadis sekaligus dosen pembimbing PPL, Dr. Andi Rosa, M.A.; serta tenaga kependidikan FUSPI. Turut hadir Kepala KUA Kecamatan Jawilan, Khatibul Umam, M.Pd.I., dan Dr. Saifullah, Lc., M.A., selaku penghulu KUA Kecamatan Jawilan, bersama enam mahasiswa peserta PPL Program Studi Ilmu Hadis.
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan mahasiswa, dilanjutkan sambutan Ketua Program Studi Ilmu Hadis, Kepala KUA Kecamatan Jawilan, dan Dekan FUSPI, kemudian ditutup dengan doa.
Dalam penyampaian kesan dan pesannya, perwakilan mahasiswa mengungkapkan bahwa pelaksanaan PPL selama satu bulan di KUA Kecamatan Jawilan telah memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi seluruh peserta. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh kesempatan untuk mengenal dunia kerja secara langsung, tetapi juga belajar memahami praktik pelayanan keagamaan dan dinamika kelembagaan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Ia juga menyampaikan harapan agar hubungan baik yang telah terjalin antara mahasiswa, pihak KUA, dan FUSPI dapat terus dipelihara meskipun program PPL telah berakhir. Baginya, pengalaman dan silaturahmi yang terbentuk selama kegiatan merupakan bagian penting dari proses pembelajaran yang akan terus dikenang.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dr. Andi Rosa, M.A., selaku Ketua Program Studi Ilmu Hadis sekaligus dosen pembimbing PPL. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala KUA Kecamatan Jawilan beserta seluruh jajaran atas sambutan, pendampingan, dan kesediaannya menerima mahasiswa FUSPI untuk melaksanakan PPL.
Menurutnya, kesempatan belajar langsung di lingkungan KUA merupakan bagian penting dalam memperluas wawasan mahasiswa, khususnya dalam menghubungkan pengetahuan akademik yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan praktik pelayanan keagamaan di masyarakat. Ia berharap pengalaman tersebut dapat memperkaya kompetensi mahasiswa sekaligus menjadi bekal dalam menjalankan peran mereka setelah menyelesaikan studi.
Kepala KUA Kecamatan Jawilan, Khatibul Umam, M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan FUSPI UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang telah menjadikan KUA Kecamatan Jawilan sebagai lokasi pelaksanaan PPL. Ia menegaskan bahwa pihaknya senantiasa terbuka terhadap kolaborasi dengan perguruan tinggi dan menyambut baik kehadiran mahasiswa sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan.
Khatibul Umam juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap kiprah mahasiswa selama menjalani PPL. Ia berharap berbagai pengalaman, pengetahuan, dan hasil kegiatan yang telah diperoleh selama program berlangsung dapat dihimpun dan dikembangkan menjadi sebuah buku. Dengan demikian, manfaat kegiatan PPL tidak hanya berhenti pada pengalaman mahasiswa, tetapi juga dapat didokumentasikan dan disebarluaskan sehingga menjangkau lebih banyak pembaca dan masyarakat.
Lebih lanjut, ia menceritakan bahwa sejak awal pelaksanaan PPL, mahasiswa diarahkan untuk membaca sejumlah buku yang berkaitan dengan panduan kepenyuluhan agama dan wakaf. Arahan tersebut diberikan agar mahasiswa memiliki pemahaman yang lebih memadai mengenai bidang-bidang pelayanan tersebut serta berpotensi berkontribusi dalam mendukung program Kementerian Agama Kabupaten Serang, khususnya terkait pengelolaan dan sertifikasi tanah wakaf.
Menurutnya, proses pembelajaran selama PPL berlangsung secara timbal balik. Ia tidak hanya memberikan arahan kepada mahasiswa, tetapi juga meminta mereka meminjamkan buku-buku yang relevan agar dirinya dapat kembali memperdalam pengetahuan. Salah satu buku yang dibacanya membahas pemahaman hadis secara tekstual dan kontekstual. Pengalaman ini memperlihatkan bahwa interaksi akademik di lokasi PPL dapat menjadi ruang pertukaran pengetahuan yang bermanfaat bagi mahasiswa maupun praktisi di lingkungan KUA.
Sambutan terakhir disampaikan oleh Dekan FUSPI, Dr. Masykur, M.Hum. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala KUA Kecamatan Jawilan beserta seluruh jajaran yang telah menerima, membimbing, dan mendampingi mahasiswa selama pelaksanaan PPL.
Dalam sambutannya, Dr. Masykur mengungkapkan bahwa lingkungan KUA bukanlah sesuatu yang asing baginya. Ia memiliki kedekatan tersendiri dengan institusi tersebut karena ayahnya pernah menjabat sebagai kepala KUA di salah satu wilayah di Cirebon. Kedekatan itu turut menumbuhkan pemahamannya terhadap peran KUA sebagai institusi yang berhadapan langsung dengan berbagai kebutuhan pelayanan keagamaan masyarakat.
Selain menyampaikan apresiasi, ia juga memberikan sejumlah masukan untuk mendorong peningkatan kualitas KUA Kecamatan Jawilan, baik dari aspek pelayanan kepada masyarakat maupun penguatan kelembagaan. Menurutnya, kualitas pelayanan dan tata kelola institusi perlu terus dikembangkan agar KUA semakin mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara profesional dan optimal.
Pada kesempatan yang sama, Dr. Masykur turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan PPL terdapat sikap, perilaku, atau hal-hal dari mahasiswa yang kurang berkenan bagi pihak KUA. Ia berharap segala kekurangan yang mungkin terjadi dapat menjadi bahan evaluasi bersama untuk penyelenggaraan program yang lebih baik pada masa mendatang.
Ia juga menegaskan harapannya agar kerja sama antara FUSPI UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dan KUA Kecamatan Jawilan dapat terus berlanjut. Menurutnya, kemitraan antara perguruan tinggi dan lembaga pelayanan keagamaan memiliki arti penting dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan penarikan mahasiswa PPL ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Dr. Saifullah, Lc., M.A., selaku penghulu KUA Kecamatan Jawilan. Kegiatan ini menjadi penutup program PPL sekaligus momentum untuk memperkuat hubungan kelembagaan antara FUSPI dan KUA Kecamatan Jawilan.
Berakhirnya PPL di KUA Kecamatan Jawilan bukan sekadar penanda selesainya kegiatan akademik di luar kampus, melainkan juga menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang berkelanjutan antara dunia akademik dan praktik kelembagaan. Melalui pengalaman lapangan, mahasiswa diharapkan semakin mampu mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan kepekaan sosial. Sementara itu, kemitraan antara FUSPI dan KUA diharapkan terus melahirkan kolaborasi yang produktif dalam pengembangan keilmuan, peningkatan pelayanan keagamaan, dan pengabdian kepada masyarakat.
مرفقات الصور
التعليقات0 تعليقات
لا توجد تعليقات بعد.









