هذا المحتوى غير متوفر بعد باللغة المختارة. يتم عرض النسخة باللغة الإندونيسية.
Orientasi PPL Prodi AFI: Siapkan Mahasiswa Jadi Lulusan Berdaya Saing dan Berintegritas

Serang, 9 September 2026 — Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar Orientasi Praktik Profesi Lapangan (PPL) pada Rabu (09/09/2026) di Ruang Sidang Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB ini diikuti oleh 35 mahasiswa peserta PPL sebagai bekal sebelum terjun ke lapangan.
Acara dibuka dengan sambutan Ketua Program Studi AFI, Mus'idul Millah, S.Th.I., M.Ag. Beliau menegaskan bahwa lulusan AFI memiliki peluang karier yang luas — mulai dari konselor sosial, tenaga pendidik di lembaga pendidikan keagamaan, hingga berbagai profesi lain yang relevan. Menurutnya, kesuksesan mahasiswa tidak hanya ditentukan prestasi akademik, tetapi juga kemampuan membangun jejaring dan relasi. "PPL ini menjadi sarana memperoleh pengalaman, pengetahuan praktis, sekaligus memperluas jaringan profesional," ujarnya.
Sambutan sekaligus pembukaan resmi kegiatan disampaikan oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Dr. Masykur, S.Ag., M.Hum. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan keteguhan iman. "Akal dan keimanan harus berjalan harmonis dalam setiap proses pembelajaran maupun pengabdian," tegasnya. Kombinasi keduanya menjadi fondasi penting dalam membentuk pribadi yang berintegritas dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Memasuki sesi materi, KH. Arif Hidayat, S.Q., M.A.Hum., Pimpinan Pondok Shadana, memberikan pembekalan menyeluruh: kesiapan mental, etika profesi, kemampuan komunikasi, hingga sikap adaptif menghadapi dinamika sosial di lokasi praktik. Beliau juga memotivasi mahasiswa agar terus mengembangkan kompetensi, memperluas pengalaman, dan menjaga semangat belajar sepanjang hayat dalam menghadapi dunia kerja pasca-kelulusan.
Sesi diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Salah satu peserta, Bayu Asep Saputra, melontarkan pertanyaan kritis tentang tantangan Prodi AFI, khususnya minimnya orientasi profesi yang kerap memicu rendahnya minat calon mahasiswa dan anggapan terbatasnya peluang kerja lulusan. Menanggapi hal itu, pemateri menjelaskan bahwa lulusan AFI memiliki ruang pengabdian yang luas — di sektor pendidikan, sosial-keagamaan, penelitian, konseling, media, hingga pemberdayaan masyarakat. Kreativitas, kemampuan membaca peluang, dan pengembangan kompetensi tambahan menjadi kunci agar lulusan mampu bersaing dan beradaptasi dengan kebutuhan zaman.
Kegiatan ditutup dengan refleksi dan pesan motivasi yang membangkitkan semangat para peserta. Melalui orientasi ini, diharapkan mahasiswa Prodi AFI memperoleh bekal yang memadai dalam menjalankan PPL serta semakin siap menghadapi tantangan dunia profesional setelah menyelesaikan studi.
صور الفعالية
التعليقات0 تعليقات
لا توجد تعليقات بعد.








